Friday, May 3, 2013

Ini Kitab-Kitab Terjemahan Almarhum KH Ali Asad

Yogyakarta, Pesantren IMer. Semasa hidupnya, Kiai Ali Asad merupakan salah seorang kiai yang rajin menulis. Kegiatan kreatif tersebut dimulai sejak dirinya nyantri di Pesantren Krapyak Yogyakarta dan menjadi sekretaris pribadi Rais Aam PBNU KH Ali Maksum. Dialah santri yang sering mengetik khutbah Jumat Kiai Ali Maksum.

Selain itu, di bawah bimbingan Kiai Ali Maksum, dia merintis berdirinya Majalah Bangkit PWNU DIY bersama anak-anak muda NU Yogya lainnya dan menjadi Pimpinan Redaksi pertama kalinya. Dia juga mulai menerjemahkan beberapa kitab sejak masih mondok di Krapyak.

Ini Kitab-Kitab Terjemahan Almarhum KH Ali Asad (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Kitab-Kitab Terjemahan Almarhum KH Ali Asad (Sumber Gambar : Nu Online)


Ini Kitab-Kitab Terjemahan Almarhum KH Ali Asad

Kegiatan tulis menulis tetap dilakukannya ketika dia tidak lagi nyantri di Pesantren Krapyak. Ada beberapa kitab terjemahan dan buku keagamaan yang berhasil ia tulis semasa hidupnya. Beberapa kitab terjemahan tersebut di antaranya adalah:

Pesantren IMer

1. Terjemahan Alfiah Ibn Mali, penerbit Sumbangsing Offset Yogyakarta tahun 1985.

Pesantren IMer

2. Terjemahan Fathul Muin, penerbit Menara Kudus tahun 1979. Terjemahan tersebut menjadi terjemahaan kitab kuning ke dalam bahasa Indonesia terbesar yang pertama kali ada di Indonesia waktu itu dan hingga sekarang masih terbit.

3. Terjemahan Talimul Mutaalimin, penerbit Menara Kudus tahun 1978. Edisi baru tahun 2005.

4. Terjemahan Nashaihul Ibad (Nasehat Penghuni Dunia), penerbit Menara Kudus tahun 1983.

5. Terjemahan Kitab Al Hikam Ibn Attailah dengan judul Menyelami Samudra Hikmah Al Hikam, penerbit Menara Kudus tahun 2007.

6. Tafsir Jalalain (Terjemah Gandul dan Indonesia), penerbit Kota Kembang Yogyakarta 1986.

7. Terjemahan Fathul Qarib dengan judul Taqrib Dalil yang dilengkapi dengan al-Quran dan hadis.

Selain beberapa kitab terjemahan tersebut, KH Ali Asad juga menulis beberapa buku keagamaan, di antaranya adalah

1. Energi Robbani dalam Tahlilan (bacaan, terjemahan dan dalil tahlilan), penerbit LPQ Binaa Akhlaq tahun 2011

2. Makna Gelar Ngayogyakarta dan Gelar Sri Sultan

3. Al-Quran dan maknanya, penerbit LPQ Binaa Akhlaq tahun 2001

4. Al-Quram Pathok Nagari. Pethilan 1, 2, 3

5. Aswaja Hadiningrat dan Kaweruh Perlambangan. Kedua buku tersebut masih dalam proses.

Itulah beberapa karya tulis yang pernah dihasilkan oleh KH Ali Asad semasa hidupnya. Semoga generasi sekarang dan yang akan datang bisa meneruskan perjuangan Kiai Ali mensyiarkan agama Islam melalui dunia tulis-menulis. (Nur Rokhim/Fathoni)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/65532/ini-kitab-kitab-terjemahan-kh-ali-asad

Pesantren IMer

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pesantren IMer sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pesantren IMer. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pesantren IMer dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock