Tuesday, February 21, 2006

Tempat Baru Buatan Arab Saudi untuk Sai Tidak Sah

Kudus, Pesantren IMer. Mustasyar PBNU KH Syaroni Ahmadi mengatakan para calon jamaah haji saat menunaikan sai supaya tidak menggunakan tempat baru (Masa Jadid) yang dibangun pemerintah Arab Saudi. Bila dilakukan, hajinya bisa tidak sah.

"Menurut Imam Syafii, sai itu rukun haji yang pelaksanaanya harus pada tempat yang aslinya yakni Masa Qodim. Bila tidak, harus diulang kembali. Jika tidak mengulang, sainya tidak sah dan hajinya pun bisa tidak sah," ujarnya dalam acara Walimatus Safar atau tasyakuran haji di rumah alumni IPNU Andoko desa Demaan Kota Kudus Jawa Tengah, Kamis (28/8).

Tempat Baru Buatan Arab Saudi untuk Sai Tidak Sah (Sumber Gambar : Nu Online)
Tempat Baru Buatan Arab Saudi untuk Sai Tidak Sah (Sumber Gambar : Nu Online)


Tempat Baru Buatan Arab Saudi untuk Sai Tidak Sah

Pendapat Imam Syafii ini, terang ulama kharismatik asal Kudus ini, sai adalah wajib haji sehingga bila tidak dilaksanakan pada tempatnya harus membayar dam. "Makanya, saat sai carilah tempat lama (Masa Qodim) yang berada di lantai bawah," tandasnya lagi.

Mbah Syaroni menandaskan Masa Jadid bukanlan tempat sai yang sebenarnya. Sebab, pemerintah Arab saudi yang membuatkan tempat baru untuk calon jamaah haji melaksanakan sai.

Pesantren IMer

"Dari bahasanya saja membangunkan tempat sai, berarti kan tidak tempat betulan. Ini sama saja misalnya warga Kudus dibuatkan kabah, belum tentu terus bisa dijadikan tempat beribadah haji," imbuhnya dalam bahasa jawa.

Di awal taushiyahnya, Mbah Syaroni mengingatkan calon haji pada waktu keluar rumah saat pemberangkatan nanti supaya berniat ibadah. Dengan demikian, calon haji sudah termasuk tamunya Allah.

Pesantren IMer

"Kalau sudah menjadi tamunya Allah, maka akan terpenuhi tiga hal yang dijanjikan Allah yakni segala permintaan akan dituruti, doanya mustajab dan semuanya ongkos haji akan diganti oleh Allah seperti sabda nabi dalam kitab Aljamik Shoghir Babul Haq," ujarnya seraya menandaskan calhaj yang tidak niat ibadah berarti sama saja orang wisata belaka.

Alumni IPNU Gebog Andoko ini rencananya akan menunaikan ibadah haji bersama Evi Shofiati (istri) dan Raminah (ibunda).Menurut jadwal akan berangkat bersama rombongan Kudus lainnya pada 16 September mendatang. (Qomarul Adib/Abdullah Alawi)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/54136/tempat-baru-buatan-arab-saudi-untuk-sa039i-tidak-sah

Pesantren IMer

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pesantren IMer sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pesantren IMer. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pesantren IMer dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock